• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Ombudsman NTT Tak Benarkan Puskemas Tutup Alasan Melayat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ombudsman NTT Tak Benarkan Puskemas Tutup Alasan Melayat

Puskesmas Oebobo Kota Kupang tanpa pelayanan karena pegawai melayat. (Putra Bali Mula - KatongNTT).

0
SHARES
48
VIEWS

Kupang – Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, tak membenarkan alasan Puskesmas Oebobo tutup total karena seluruh pegawai ikut pemakaman salah seorang pegawai.

Penutupan layanan kesehatan di Puskesmas Oebobo per 14 Mei 2024 ini dengan alasan para pegawai melayat ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Alasan itu disampaikan dalam pengumuman yang ditempelkan di pagar puskemas. Kepala Puskesmas (Kapus) Oebobo, Maria Kurniawati Mari yang menandatangani pengumuman ini.

Baca juga : Puskesmas Oebobo Tutup Tanpa Izin Kepala Dinkes

Pengumuman itu menjelaskan layanan Puskemas Oebobo tutup karena adanya upacara pemakaman secara kedinasan untuk staf mereka. Kapus Oebobo dalam pengumuman itu mengarahkan masyarakat atau pasien untuk pergi ke layanan puskemas lainnya.

Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton. (Istimewa)

“Loket-loket pelayanan publik itu tidak bisa ditutup untuk alasan-alasan seperti itu. Itu memang alasan kemanusiaan tetapi loket layanan yang tetap melayani itu harus diatur jadwal baik, minimal ada yang bisa tinggal supaya bisa layani,” tukas Darius.

Seharusnya, kata Darius, Kepala Puskesmas Oebobo menugasi beberapa pegawai atau piket hari itu untuk tetap memberikan pelayanan.

Baca juga: Kematian Ibu dan Bayi, Ombudsman Minta Klarifikasi RSUD Larantuka

Fasilitas ini bisa ditutup apabila memang terjadi kondisi luar biasa seperti bencana alam yang membahayakan petugas maupun pasien.

“Itu layanan publik yang tidak bisa ditutup untuk alasan-alasan itu. Itu bukan force majeure ya, yang bukan bencana dan seterusnya, yang tidak memungkinkan kita ada di situ,” lanjut Darius.

Ia menyayangkan pula Kepala Puskesmas Oebobo yang tidak mengatur piket tapi malah mengeluarkan pengumuman tutup total layanan kesehatan ini.

“Pengumuman begitu karena melayat ya saya kira kurang pas,” terangnya lagi.

Pengumuman penutupan Puskesmas Oebobo di tempel di pagar puskemas. (Putra Bali Mula – KatongNTT)

Baca juga: Awal 2024, NTT Terima 24 PMI Sakit dan Meninggal 

Untuk alasan apapun, kata Darius, pelayanan tidak boleh terhenti karena mendulang keluhan dari masyarakat. Darius mengatakan dirinya sejak pagi sudah menerima laporan dan kekecewaan publik terkait ini.

“Kita memang berempati pada kawan, saudara kita yang meninggal tapi bisa diatur untuk tidak semua petugas ikut acara kedinasan itu,” ungkap dia.

Ombudsman juga telah mendapat informasi bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang nantinya akan memeriksa Puskemas Oebobo.

Baca juga : Alasan Melayat, Puskesmas Oebobo Tutup Total

“Saya dapat informasi dari Pemkot Kupang juga bahwa itu sudah sampai ke Pak Plt Sekda juga. Kita lihat itu apakah masuk pelanggaran disiplin atau tidak,” sambung Darius.

Pemkot Kupang, kata Darius, yang nantinya akan membuat keputusan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin ini.

“Nantinya itu kewenangan Pemkot. Apakah ini pengabaian terhadap kewajibannya untuk melayani pasiennya ya nanti itu keputusan oleh Pemkot yang melihat itu,” tukasnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, sempat dibuka layanan darurat untuk emergency. Namun layanan ini hanya dari pukul 8 sampai 9 pagi saja. Selanjutnya seluruh pegawai berangkat ke TTS dan puskemas ditutup total. ***

Tags: #OmbudsmankecamKapusOebobo#Ombudsmanntt#PegawaiPuskesmasOebobomelayat#PuskemasOeboboTutup
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati