• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Pencarian Korban KM Express Cantika 77 Dihentikan, 17 Orang Hilang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Operasi pencarian korban kebakaran KM Express Cantik 77 dihentikan, sebanyak 17 orang belum ditemukan (Basarnas Kupang)

Operasi pencarian korban kebakaran KM Express Cantik 77 dihentikan, sebanyak 17 orang belum ditemukan (Basarnas Kupang)

0
SHARES
221
VIEWS

Kupang – Operasi pencarian korban kebakaran KM Express Cantika 77 ditutup Rabu (2/11/2022) sore. Sebanyak 17 korban belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan melakukan rapat evaluasi di kantor Basarnas Kelas A Kupang. Kepala Basarnas Kelas A Kupang, I Putu Sudayana mengatakan, hingga pukul 16.00 WITA tadi, hasil pencarian masih tetap nihil.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Insiden kebakaran KM Express Cantika 77 rute Kupang – Alor terjadi Senin (24/10/2022). Data sementara, kapal tersebut memuat 360 orang. 10 diantarnya merupakan awak kapal.

Sudayana menyampaikan permohonan kepada keluarga korban yang belum ditemukan. Sudayana menjelaskan, operasi pencarian korban hanya berlangsung 7 hari sejak kejadian. Masa operasi pencarian kemudian diperpanjang 3 hari.

“Mohon maaf tidak berhasil menemukan 17 saudara kami, namun kami tutup operasi SAR hari ini,” kata Sudayana sambil menitikan air mata.

Baca juga: Nahkoda KM Express Cantika 77 Jadi Tersangka

Ia menjelaskan, dalam proses pencarian pihaknya selalu melibatkan keluarga korban. Pada pencarian hari terakhir, ada 9 orang dari keluarga korban yang ikut dalam kapal KN Antareja SAR milik Basarnas Kupang.

Sudayana menjelaskan, meski operasi SAR ditutup, pihaknya tetap melakukan pemantauan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan semua unsur SAR dan masyarakat.

“Jika ada informasi yang masuk, kami akan tetap cek,” ujarnya.

Permohonan maaf dan duka mendalam juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo. Ambrosius juga memohon maaf terkait data yang dari awal simpang siur.

“Karena kita tidak berangkat dari satu data yang sama,” kata Ambrosius.

Data terakhir menurut Sudayana, KM Express Cantika 77 mengangkut 360 orang. 323 orang korban dinyatakan selamat, 20 orang meninggal dunia dan 17 orang yang belum ditemukan.

“17 orang itu termasuk adik kecil yang pada hari – H (kejadian) diberangkatkan dari Kupang sudah dalam kondisi jenazah,” jelas Sudayana.*****

Baca juga: DPRD NTT Pertanyakan Komitmen Pemprov Selesaikan Konflik Lahan Besipae

Tags: #basarnaskupang#beritantt#bpbdntt#KMExpressCantika77#KMExpressCantika77kebakaran#operasipencariankorban
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati