• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Maret 9, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Polda NTT Minta Keluarga PMI Non Prosedural Tidak Tutup Mulut

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polda NTT Minta Keluarga PMI Non Prosedural Tidak Tutup Mulut
0
SHARES
35
VIEWS

Kupang – Kasus pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural terus terjadi di wilayah Provinsi NTT.

Keterbatasan ekonomi dan minimnya pilihan lapangan kerja membuat keluarga terpaksa saling dukung praktik ini terus terjadi.

BacaJuga

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026
Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

18 Desember 2025

Tidak jarang kerabat mereka yang lolos secara tak resmi ke luar negeri, misalnya Malaysia, justru mengajak mereka ikut ke sana secara ilegal.

Baca juga : Bakal Ada Direktorat Khusus di Polda NTT Tangani Perdagangan Orang

Tak ayal keluarga enggan buka suara saat kepolisian mengusut kasus kematian ataupun perdagangan orang terhadap keluarga mereka di sana.

Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi, menilai bungkamnya keluarga mengenai jalur keberangkatan, perusahaan yang merekrut, pelaku dan berbagai informasi lainnya akan menjadi kendala penyelidikan.

Menurut Patar, pelaku lapangan harus ditangkap terlebih dahulu untuk mendapatkan otak dibalik perdagangan orang di NTT.

Baca juga : Penjual Orang di Malaka Punya Bos di Malaysia

“Ternyata bukan siapa-siapa. Keluarga sendiri dan ini menjadi kendala kita saat mendalami karena keluarga tutup mulut semua. Diam-diam semua,” ujarnya.

Ia secara pribadi mengaku bila keluarga bersikap seperti itu maka akan menyulitkan kepolisian dalam penelurusan kasus.

“Keluarga tidak mau buka suara, dengan siapa mereka di sana, bagaimana mereka kerja di sana. Terus terang kesal karena kita ditekan untuk mengungkapkan kasus ini tapi keluarga sendiri tidak terbuka,” lanjut dia.

Baca juga : Janji Miskinkan Mafia TPPO, Polda NTT Selidiki Sejumlah Perusahaan 

Bila PMI berangkat secara resmi maka tentunya dilindungi dan akan mendapatkan keuntungan Malaysia tidak akan melakukan hal-hal berlebihan akan bisa dipertanggungjawabkan.

“Keluarga juga jangan menjerumuskan keluarga kita yang ada di sini untuk keluar dengan cara-cara tidak resmi seperti itu,” ungkap dia.

Baca juga : Janji Miskinkan Mafia TPPO, Polda NTT Selidiki Sejumlah Perusahaan 

Sistem Informasi Online Perlindungan Nasional Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) NTT menyebut kasus yang terlapor mengalami kenaikan.

Tercatat kasus TPPO pada 2019 mencapai 191 kasus. Pada 2020 meningkat hingga mencapai 382 orang. Kemudian pada 2021 naik 624 kasus. Sementara semester pertama 2023 kasus TPPO mencapai 185 orang. ****

Tags: #penyeludupanPMI#PMIkerjadiMalaysia#pminonprosedural#poldantt
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

by Rita Hasugian
18 Desember 2025
0

Apakah anak-anak perlu dibatasi menggunakan media sosial? Pertanyaan ini pernah diajukan perusahaan riset independen IPSOS pada 2025 kepada 23.700 orang...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati