• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Prediksi Kementan, Harga Beras Tetap Mahal Jelang Panen Raya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keluh Buruh Kasar Berburu Beras Murah Keliling Kota

Daftar harga beras di ritel modern Kota Kupang yang melonjak. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
56
VIEWS

Kupang – Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi harga beras sulit turun meskipun beberapa daerah memasuki masa panen raya mulai Maret hingga Mei 2024.

Direktur Serelia Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Mohammad Ismail Wahab menyampaikan ini dalam rapat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rapat ini ditayangkan via YouTube Kemendagri, Senin 26 Februari 2024.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca juga: Bulog Pasok 5000 Ton, Beras di NTT Tetap Mahal

Data Kementan menyebut produksi padi di Maret nanti sebesar 6,1 juta ton padi atau gabah kering giling (GKG). Khusus untuk NTT potensi produksi di Maret ini sebesar 31.988 ton GKG dari potensi luas panen 8.797 hektare. Berdasarkan datanya, luas potensi panen di NTT ini ada pada peringkat ke-23 di Indonesia.

Menurut dia panen raya akan terjadi Maret hingga Mei 2024 dan membuat harga beras dapat turun secara gradual. Namun begitu momen hari raya puasa dan lebaran di April membuat pasar biasanya memasang harga tinggi.

“Akan tetapi biasanya momentum Ramadhan dan Idul Fitri akan membuat harga bahan pangan pokok akan meningkat,” tukasnya.

Baca juga : Kekeringan, Harga Beras Naik, dan Tanam Singkong

Pihaknya kini pun mengindentifikasi lagi lokasi mana saja di seluruh provinsi yang bisa menanam padi di bulan Februari dan Maret ini.

BAPANAS menyebut pada 2023 ada 33,62 juta ton beras dalam negeri dan beras impor. Jumlah ini untuk memenuhi konsumsi nasional yang mencapai 30,62 juta ton. Sisa beras di 2023 itu pun untuk konsumsi di awal 2024. Sementara kebutuhan konsumsi selama Januari 2024 ini saja mencapai 2,54 juta ton.

Harga beras dipasang penjual Pasar Oebobo Kota Kupang. (Putra Bali Mula – KatongNTT)

Sebagai informasi kenaikan harga beras premium di NTT per 26 Februari ini sudah mencapai Rp 16.790. Berbeda dengan harga dua hari sebelumnya yang mana beras premium yaitu Rp 16.580.

Baca juga : Harga Naik, Bulog NTT Hanya Bisa Serap Beras di Ngada 

Kemudian harga beras medium di NTT per 26 Februari mencapai Rp 15.030 dengan disparitas harga 5.10 persen. Tak jauh berbeda dengan dua hari sebelumnya di harga Rp 15.020.

Harga ini jauh dari ketetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk NTT yang masuk Zona 2 bersama Sumatera selain Lampung dan Sumsel dan juga Kalimantan.

HET beras di Zona 2 ini seharusnya Rp 11.500/kg untuk beras medium sebesar dan Rp.14.400/kg beras premium. ***

Tags: #Bapanas#berasmahal#BerasmahaldiNTT#Bulog#lebaran#MasaPuasa
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati