• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Pria Yang Setubuhi 2 Siswi SD Ditangkap

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi: polisi tetapkan status tersangka bagi vikaris GMIT dalam kasus pemerkosaan anak di Alor

Ilustrasi: polisi tetapkan status tersangka bagi vikaris GMIT dalam kasus pemerkosaan anak di Alor

0
SHARES
111
VIEWS

Kupang – Polres Rote Ndao menangkap pelaku yang mengancam dan menyetubuhi 2 pelajar SD di dalam hutan.

Pelaku adalah FH warga Desa Loleoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Korbannya ialah AI, siswi kelas I SD yang berusia 5 tahun dan MT siswi kelas II SD berusia 7 tahun.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Baca juga : NTT Kekurangan Psikolog Dampingi Anak Korban Pelecehan

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono melalui Kasat Reskrim, Iptu Yeni Setiono, menjelaskan aksi bejat pria berusia 43 tahun ini berlangsung pada 11 Agustus 2023 saat siang hari.

Awalnya dua bocah ini pergi ke salah satu tempat acara kumpul keluarga. Lalu keduanya bermain bersama teman-teman mereka kira-kira 100 meter dari tempat acara itu. Tempat mereka bermain dekat dengan rumah pelaku.

Pelaku kemudian datang dan memegang tangan kedua korban. Mereka dibawa ke dalam hutan. Keduanya melakukan perlawanan tetapi cengkraman pelaku sangat kuat dan membuat mereka takut. Pelaku juga berupaya membujuk korban dengan uang.

Baca juga : LPA NTT Minta Sanksi Kebiri Kimia untuk Pelaku Kekerasan Seksual 7 Anak SD di Ende

“Kedua korban berontak tetapi tersangka memangang kuat tangan mereka dan menuju hutan,” kata dia, Rabu 23 Agustus 2023.

AI pun melaporkan kejadian asusila yang menimpanya itu kepada ibunya sesampainya di rumah. Segera ibunya melaporkan FH ke Polres Rote Ndao.

“Ibu korban langsung melaporkan ke untuk di proses hukum.” jelas Kasat Reskrim polres Rote Ndao.

Baca juga : Pengajar Sekolah Minggu Cabuli 3 Anak di Area Gereja

Kasus ini diproses berdasarkan Laporan polisi nomor : LP / B / 49 / VIII / 2023 / SPKT / RES RN / POLDA NTT. Kasus ini juga sudah ditindaklanjuti oleh Penyidik Satreskrim Unit PPA polres Rote Ndao.

Pelaku kini ditahan di Rutan Polres Rote Ndao untuk diproses selanjutnya. Ia dijerat dengan pasal 81 ayat (1) subs pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. ****

Tags: #pelajarSDdisetubuhi#Pencabulananak#PolresRoteNdao
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati