• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Rusuh di Kupang, Panitia Pertandingan Futsal: Izin Telah Diajukan ke Kapolres

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mobil patwal milik polisi yang dibakar di sekitar Pos Polisi LLBK Kota Kupang dipicu rusuh dalam final pertandingan futsal di GOR Flobamora, Rabu malam 19 April 2023. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Mobil patwal milik polisi yang dibakar di sekitar Pos Polisi LLBK Kota Kupang dipicu rusuh dalam final pertandingan futsal di GOR Flobamora, Rabu malam 19 April 2023. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
111
VIEWS

Kupang- Panitia penyelenggara pertandingan futsal The Marcking Cup II yang finalnya berujung rusuh telah mengajukan izin keramaian ke Polres Kota Kupang. Surat izin keramaian yang ditujukan kepada Kapolres Kota Kupang bertanggal 23 Maret 2023.

Menurut salah satu penanggung jawab pertandingan futsal, Jati Oktiawan Hutajulu, persyaratan untuk izin keramaian juga sudah dilengkapi.  Namun izin dari Kapolres tidak kunjung diterima panitia penyelenggara pertandingan.

BacaJuga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025
Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

23 Mei 2025

“Arsip permohonan izin keramainan ada semua. Surat izin belum diterbitkan padahal surat permohonan tertanggal 23 Maret 2023,” kata Jati kepada KatongNTT.com, Jumat, 21 April 2023.

Baca juga: Kronologi Rusuh di Kupang Hingga Kondusif Hari Ini

Pertandingan futsal antar instansi yang berlangsung di GOR Flobamora, Oepoi pada 10-19 April 2023 diikuti 62 tim, termasuk dari Polda NTT dan 6 tim dari TNI. Instansi peserta pertandingan berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Sabu Raijua.

Sebelumnya, Kapolda Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menjelaskan, pertandingan futsal tidak ada surat izin penyelenggaraan pertandingan futsal. Sehingga pihaknya akan memanggil dan memeriksa panitia penyelenggara.

Jati yang dihubungi pada Senin, 24 April 2023 membenarkan pemanggilan seperti yang disampaikan Kapolda NTT.

“Hari Rabu kami dipanggil untuk klarifikasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, panitia akan menyelaskan dan menyertakan bukti saat pemeriksaan di Polda NTT.

apolda NTT Johni Asadoma dalam jumpa pers terkait kericuhan di GOR Oepoi Kupang bersama Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi. (Tangkapan layar channel YouTube Humas Polda NTT).
Kapolda NTT Johni Asadoma dalam jumpa pers terkait kericuhan di GOR Oepoi Kupang bersama Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi. (Tangkapan layar channel YouTube Humas Polda NTT).

Baca juga: Begini Aksi Segerombolan Orang Picu Rusuh di dalam GOR dan di Pos Polisi LLBK Kota Kupang

Kapolres Kota Kupang, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto membenarkan bahwa panitia telah mengajukan izin kegiatan pertandingan futsal. Surat itu, ujarnya, diantar melalui kurir yang tidak dikenal oleh petugas yang menerima surat.

Menurut Krisna, panitia tidak dapat dihubungi untuk melengkapi persyaratan sebagai dasar Polresta mengeluarkan surat izin.

“Pihak panitia justru telah melaksanakan kegiatan tanpa adanya surat izin dari kepolisian,” kata Krisna kepada KatongNTT.com, Senin 24 April 2023.

Polresta, ujar Krisna, juga tidak menerima surat permintaan bantuan pengamanan selama pertandingan hingga babak final.

Mengenai peserta pertandingan futsal, kata Krisna, panitia juga tidak memberikan laporan.

Baca juga: Siap Hukum Prajurit, Puspom TNI Kirim Tim Investigasi ke Kupang

Final pertandingan futsal di GOR Flobamora di Kota Kupang berlangsung tertib hingga saat seorang suporter dari tim Polda NTT terjatuh dari balkon penonton ke area pertandingan. Seorang petugas keamanan dari Polisi Militer menegur dan terjadi cekcok mulut. Seorang suporter lainnya marah dan menendang punggung personil PM.

Saat itu jam sudah mendekati jam 10 malam. Suasana di dalam GOR Flobamora jadi kacau setelah segerombolan orang memaksa masuk ke dalam ruang pertandingan. Hingga pecahlah keributan dan  pertandingan final tidak berlanjut. Situasi baru dapat diatasi menjelang jam 1 malam WITA.

Namun di luar GOR Flobamora, segerombolan orang melampiaskan amarahnya merusak fasilitas kendaraan milik Polda NTT. Bahkan segerombolan orang dengan mengendarai sepeda motor mendatangi rumah jabatan Kapolda NTT. Namun petugas kepolisian menghalau mereka dengan mengeluarkan tembakan peringatan. *****

 

 

 

 

Tags: #GORFlobamora#Izinkeramaian#KapoldaNTT#KapolresKotaKupang#RusuhdiKupang
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

by PriyaHusada
23 Mei 2025
0

Ketika video viral tentang wisatawan merasa dipalak di Ratenggaro bikin geger, NTT dihadapkan lagi pada pertanyaan lama: Apakah kita sudah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati