• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Sitmulant Institute Gelar Pelatihan Manajemen Kasus Anak di Sumba Barat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sitmulant Institute Gelar Pelatihan Manajemen Kasus Anak di Sumba Barat
0
SHARES
22
VIEWS

Kupang – Stimulant Institute mitra dari Save The Children menggelar pelatihan manajemen kasus perlindungan anak kepada berbagai stakeholder, pendamping dan pekerja sosial di Sumba Barat.

Pelatihan ini berlangsung 7 hingga 9 Juni 2023 di Aula Sekolah Dasar Tabuludara yang fokus pada koordinasi antar lembaga, instansi, kelompok, bahkan individu dalam penanganan kasus anak yang menjadi korban kekerasan.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Manajemen kasus perlindungan anak ini diperlukan agar kasus tersebut menjadi jelas dan tidak terhambat hingga bisa menyelamatkan anak-anak dari kekerasan verbal, fisik dan psikologi.

Baca juga : Kantor Pos Salurkan Beras dan Asupan Bagi 113 Ribu Anak Stunting di NTT

Proses awal adalah indentifikasi kasus agar kronologi dan akar masalah kekerasan dapat dipastikan.

Selanjutnya proses penanganan dan tahap pelaporan kasus tersebut melalui hukum. Korban yang rentang usianya hingga 18 tahun ini pun perlu mendapatkan pendampingan.

Pemateri dari Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Sumba Barat, Michael Bora, menegaskan ini.

Baca juga : Anak-anak Jadi Korban Jiwa Terbanyak Serangan Rabies di Flores dan Lembata

Tahapan ini juga dirincikan lagi oleh pemateri lainnya, Agustina L.W.Ragawino, dari Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat.

“Ada identifikasi masalah, assessment, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi, evaluasi, dan terminasi. Terminasi ini artinya pemberhentian. Penanganan kasus tidak dilanjutkan” urainya.

Setiap tahapan ini, kata dia, harus dilakukan pihak pelindung anak yang berkompeten sebagai manajer, pendamping atau pekerja sosial.

Baca juga : NTT Butuh Hotline Tanggapi Maraknya Kekerasan Anak

Terdapat juga simulasi manajemen kasus yang diberikan oleh Benesius Tomasuy dari Balai Pemasyarakatan Waikabubak kepada Dinas Sosial, KPA, PPA, Bapas, kepala desa, Ketua RT, DP3A, pekerja sosial, Babhinkamtibmas, korban anak, dan lain sebagainya.

Semua pihak diminta menangani laporan kasus kekerasan baik itu ke Ketua RT, dan melanjutkan pelaporannya kepada KPA, lalu dari KPA melaporkan pada kepala desa, berlanjut pula ke pihak lainnya sampai kasus tersebut ditangani secara hukum oleh pihak berwenang.

Pelatihan ini dihadiri oleh beberapa anggota dari Dinas DP3A dan Dinas Sosial, Perwakilan salah satu rumah sakit swasta di Waikabubak, tokoh agama, dan beberapa peserta lainnnya yang ikut menghadiri pelatihan. ****

Tags: #Hukumpidanaanak#Kasusanak#Kekerasanterhadapanak#Pelatihananak#pendampingananak#perlindungananak#SaveTheChildren#SumbaBarat
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati