• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Suruh Siswa Celupkan Tangan di Air Panas, Biarawan Katolik Dipolisikan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 1 min read
A A
0
Suruh Siswa Celupkan Tangan di  Air Panas, Biarawan Katolik Dipolisikan

Tangan seorang siswa SMK Bina Karya Larantuka melepuh usai disuruh dicelupkan ke air panas. (Dok. Ist)

0
SHARES
59
VIEWS

Kupang – Bruder Nelson, seorang biarawan Katolik sekaligus Ketua Asrama SMK Bina Karya Larantuka dipolisikan karena menyuruh anak didiknya mencelupkan tangan ke air panas.

“Kita proses seusai aturan hukum yang berlaku,” kata Kasat Reskrim Polres Flores Timur, Iptu Lasarus Martinus Ahab La’a, Jumat, 4 Agustus 2023.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga : 10 Pria di Kupang Setubuhi Anak Hingga Pendarahan

Menurut keterangan korban YAP alias Fendi yang adalah siswa kelas dua sekolah tersebut, awalnya Bruder Nelson menuduh ia dan beberapa temannya telah mencungkil pintu lemari milik siswa lain di asrama.

Mereka kemudian dikumpulkan di ruang makan dan si kepala asrama ini memaksa mereka mencelupkan tangan ke air panas yang disediakannya.

Cara itu dikatakan akan membuktikan kalau mereka bukan pelakunya atau bila tidak bersalah maka tidak akan terasa sakit.

Baca juga : Marak Kekerasan Online Berbasis Gender, Anak Korban Terbanyak

YAP terpaksa menurutinya dan mendahului teman-temannya mencelupkan jarinya ke dalam air panas guna membuktikan hal itu.

Lantas seluruh jarinya luka, melepuh dan membengkak namun si biarawan disebut YAP tidak peduli dan membiarkannya begitu saja tanpa perawatan. Ia menangis hingga tidak bisa tidur sampai pagi.

Bruder Nelson dilaporkan akibat kejadian yang berlangsung Rabu, 2 Agustus 2023, jam 20.00 WITA di asrama SMK Bina Karya Larantuka.

Baca juga : Edisi Perempuan NTT: Potret Buram Kemiskinan, Para Perempuan Kehilangan Anaknya

Laporan ke polisi dilakukan setelah keluarga korban menjemput korban keesokannya. Laporan itu  bernomor LP/B/270/VIII/2023/SPKT/Polres Flores Timur/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 3 Agustus 2023.

Polres Flores Timur juga telah melakukan visum dan akan memproses laporan korban asal Desa Pandai, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Kabupaten Flores Timur ini. ****

Tags: #BruderNelson#Florestimur#siswadisuruhcelupairpanas#SMKBinaKaryaLarantuka
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati