• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Warga Minta Aktivitas TPA Alak Berhenti Sampai Kebakaran Teratasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Minta Aktivitas TPA Alak Berhenti Sampai Kebakaran Teratasi
0
SHARES
43
VIEWS

Kupang – Warga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menghentikan aktivitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Alak sampai kebakaran di sana teratasi.

Permintaan warga sekitar TPA Alak ini disampaikan saat Penjabat Sekda Kota Kupang, Ade Manafe, dan jajarannya mengunjungi tempat itu, Kamis 25 Oktober 2023.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Tinjauan ini berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WITA dengan hadirnya berbagai instansi lain yang sudah ada di lokasi sejak pukul 06.00 WITA.

Baca juga : Riwayat Kebakaran di TPA Alak Yang Memuakkan

“Warga Nitneo dan Kampung Lama minta pemerintah hentikan sementara aktivitas mobil pengangkut sampah karena harus sampai kebakaran habis dulu,” jawab Babinsa setempat, Lamber Talan.

Pemkot Kupang saat itu memastikan kepada masyarakat soal penyelesaian pemadaman api sesegera mungkin. Kebakaran ini sampai membuat warga Kabupaten Kupang pun ikut terdampak asap kebakaran TPA Alak.

“Imbasnya masyarakat Alak yang terima asap, TPA memang di wilayah Manulai tapi warga di sana kena imbas dan Kabupaten Kupang juga,” tukasnya.

Baca juga : TPA Alak Milik Kota Terkotor di Indonesia Terbakar Lagi

Menurut warga, apabila aktivitas tetap berjalan seperti biasa sedangkan kebakaran tetap berlangsung maka masyarakat yang akan dirugikan.

Bila tak ada penyiraman atau upaya pemadaman kebakaran maka akan menyulut api lagi di TPA Alak di tengah cuaca berangin saat ini.

“Tadi Pak Sekda langsung turun pantau dan masyarakat minta kesepakatan untuk hentikan sementara aktivitas, tapi kalau bisa padam malam ini ya bisa aktivitas,” sebut dia.

Baca juga : Cerita Dari TPA Alak: Sampah B3 Yang Diacuhkan Pemkot Kupang

Lamber menyampaikan dalam dua hari ini ada area yang terbakar lagi di TPA Alak. Kondisi ini membuat asap memang semakin tebal.

“Jadi asap makin padat apalagi tadi malam,” ungkap dia.

Sedangkan pada hari tersebut berbagai instansi kesehatan juga turun memeriksa kondisi masyarakat sekitar TPA Alak.

“Warga diperiksa dan diberikan obat,” tambahnya lagi.

Sebelumnya Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, juga telah memantau TPA Alak yaitu pada 15 Oktober 2023 lalu.

Baca juga : Walhi Temukan Sampah B3 Dua Rumah Sakit di TPA Alak

Fahren meminta disediakan 8 unit mobil tangki air yang selalu siap siaga di lokasi kebakaran dan mencegah api terus meluas.

Camat dan lurah setempat juga diarahkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Ia mengatakan kerja sama ini juga untuk memeriksa kesehatan warga dan membagikan masker kepada warga yang terdampak agar tak terinfeksi saluran pernapasan (ISPA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Orson G, Nawa, menyampaikan saat ini produksi sampah yang masuk di TPA Alak diperkirakan mencapai 80 ton per hari. ****

 

Tags: #PemkotKupang#SekdaKotaKupang#TPAAlak#WargaAlakProtesKebakaranTPAAlak#WargaTPAAlak
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati