• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

NTT Masuki Musim Kemarau Panjang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi kekeringan (Antara Foto/Aprilio Akbar)

Ilustrasi kekeringan (Antara Foto/Aprilio Akbar)

0
SHARES
66
VIEWS

Kupang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan daerah dengan status waspada hari tanpa hujan selama kemarau ini.

Kabupaten Kupang dan Kota Kupang memiliki wilayah yang tak mengalami hujan lebih dari 21 hari berturut-turut ke depannya.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Untuk Kabupaten Kupang yakni di Kecamatan Fatuleu Barat, Kupang Barat, Kupang Tengah, Semau, Semau Selatan dan Sulamu. Sedangkan di Kota Kupang terjadi di wilayah Kecamatan Maulafa.

Baca juga : Puncak Musim Kemarau di NTT, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG merilis data wilayah tanpa hujan berturut-turut sejak Juli ini dalam peringatan dini kekeringan meteorologis di wilayah NTT yang diterima Senin 10 Juli 2023.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmatullah Adji menyebut peringatan ini berdasarkan pembaharuan monitoring pada 30 Juni 2023.

Baca juga : NTT Memasuki Musim Kemarau Mulai April Ini

“Saat ini 100 persen dari total Zona Musim (ZOM) di NTT telah berada dalam periode musim kemarau maka diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana kekeringan,” ungkapnya.

Prakiraan peluang curah hujan menunjukkan sebagian besar wilayah di NTT diperkirakan akan mengalami curah hujan sangat rendah.

“Atau kurang dari 20 mm per dasarian dengan peluang lebih dari 70 persen,” jelas dia.

Baca juga : BMKG Imbau Warga NTT Mulai Hemat Air Bersih

Kondisi ini berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan maupun pada pengurangan ketersediaan air tanah sehingga menyebabkan kelangkaan air bersih.

“Kondisi ini juga dapat meningkatkan potensi kemudahan terjadinya kebakaran,” tambah dia.

Sebelumnya hari tanpa hujan panjang atau 21 hingga 30 hari terjadi di kecamatan-kecamatan yang ada di Sikka, Lembata, Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Flores Timur.

Untuk kategori ekstrem panjang atau lebih dari 60 hari terjadi di kecamatan-kecamatan yang ada di Ende, Sumba Timur, Sabu Raijua dan Rote Ndao.****

Tags: #BMKGNTT#Kemarauekstrim#musimkemarau#musimkemarauntt#puncakmusimkemarau
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati