• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

33 Napi Perempuan Dapat Pengurangan Masa Tahanan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
33 Napi Perempuan Dapat Pengurangan Masa Tahanan

Plt Kalapas Perempuan Kupang, Maria Magdalena Nahak beri dokumen remisi pada WBP. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
21
VIEWS

Kupang – Kementerian Hukum dan HAM secara resmi memberikan remisi atau pengurangan hukuman masa tahanan ke 33 narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Kupang.

Pemberian remisi ini diumumkan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78, Kamis 17 Agustus 1945.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga : Guru Terbaik di Kupang Akan Mengajar di Lapas Anak

Pengumuman itu dilakukan di dalam gedung gereja yang juga biasanya digunakan sebagai aula. Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dikumpulkan di sana.

Setiap nama penerima remisi dibacakan oleh petugas disambut haru dan tepuk tangan oleh para WBP.

Menurut Plt Kalapas Perempuan Kupang, Maria Magdalena Nahak, remisi yang diberikan terkategori RU I atau remisi umum dengan keringanan hukuman paling tinggi 6 bulan.

Baca juga : Edisi Perempuan NTT: Walau Rajin Berladang, Tapi Pembangunan Meninggalkan Perempuan

Ada 6 perempuan mendapat remisi 1 bulan, 7 perempuan dengan remisi 2 bulan, 8 perempuan dengan remisi 3 bulan, 3 perempuan 4 bulan, 4 perempuan dengan remisi 5 bulan dan 5 remisi 6 bulan.

“Semua 33 orang ini remisi RU I,” jawab dia.

Remisi ini berlaku bagi narapidana yang telah melewati 6 bulan masa tahanan dan memenuhi syarat yang berlaku misalnya berkelakuan baik dalam lapas.

Penghuni lapas perempuan sendiri sebanyak 68 orang dengan WBP atau narapidana sebanyak 50 orang, sisanya tahanan dan 2 bayi.

Baca juga : Komnas Perempuan Gaungkan Perlindungan Perempuan Pekerja dari Ancaman K3

Menurut Maria remisi ini diberikan untuk memotivasi WBP supaya menjadi warga negara yang baik dan dapat berbaur dengan masyarakat setelah bebas nanti.

Dalam lapas ini para WBP juga diberikan pembinaan kompetensi seperti tata boga, menenun, bertani, tata rias atau salon, menjahit dan pembuatan aksesoris.

Pihaknya juga sementara mengusulkan remisi lagi bagi warga binaan lainnya yang belum mendapatkan remisi.

Baca juga : Peringati Hari Anak Nasional, 1.028 Anak Terima Remisi Hukuman

“Ada yang kami usulkan lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat SK bisa terbit tapi yang belum di tahun depan mereka bisa dapat remisi karena ada kriteria tertentu yang perlu mereka penuhi,” kata dia.

Fariayanti salah satu penerima remisi 1 bulan mengaku bersyukur. Ia sendiri telah melewati 11 bulan untuk tuntutan hukuman 2 tahun masa kurungan.

Remisi menjadi hal dinantikan dirinya yang berupaya berkelakuan baik untuk dapat kembali ke keluarga dan masyarakat.

Baca juga : Kisah Haru Remaja Asal Ende Rayakan Idul Fitri di LP Khusus Anak Kupang

“Remisi itu istimewa,” tutur ibu dua anak ini.

Upacara pemberian remisi awalnya dilakukan di Lapas Kelas IIA Kupang yang mana Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi berlaku sebagai inspektur upacara.

Josef Nae Soi sendiri hadir untuk memberi remisi secara simbolis kepada WBP dan menyampaikan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM. ****

Tags: #HUTRIke78#LapasPerempuanKupang#Remisibaginarapidanaperempuan#Remisihukuman
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati