• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

20 Penumpang KM Express Cantika 77 Belum Ditemukan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Basarnas Kelas A Kupang, I Putu Sudayana (kanan) saat menyampaikan terkait penumpang KM Express Cantika 77 yang belum ditemukan (Joe-KatongNTT)

Kepala Basarnas Kelas A Kupang, I Putu Sudayana (kanan) saat menyampaikan terkait penumpang KM Express Cantika 77 yang belum ditemukan (Joe-KatongNTT)

0
SHARES
262
VIEWS

Kupang – Sebanyak 20 penumpang KM Express Cantika 77 belum ditemukan. Kepala Basarnas Kelas A Kupang, I Putu Sudayana menjelaskan, data jumlah korban yang belum ditemukan tersebut berdasarkan pengaduan warga.

“Data yang kami peroleh dari Posko (Basarnas) yang berada di Tenau dan pemerintah daerah, kurang lebih ada sekitar 20-an orang,” ujar Putu, Jumat (28/10/2022) di kantor Basarnas Kupang.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Putu mengatakan, korban yang dievakuasi Basarnas sampai kemarin sebanyak 330 orang, diantarnya 19 orang meninggal dunia.

Baca juga: Tim SAR Temukan 1 Jenazah KM Express Cantika 77, Total 19 Meninggal

Proses pencarian saat ini masih terus dilakukan. Operasi Basarnas di perairan laut Timor memasuki hari ke-5.

Operasi tim SAR Gabungan melibatkan nelayan dan keluarga korban. Sebanyak 4 orang keluarga korban ikut di KN Antareja SAR milik Basarnas Kupang.

“Kami libatkan kami undang karena saat ini sudah ikut bersama dalam pencarian di tengah laut sehingga nanti mereka bisa menginformasikan ke keluarga korban,” jelas Putu.

Menurutnya, belum ada keputusan mengenai perpanjangan masa pencarian korban. Keputusan tersebut baru bisa diambil setelah evaluasi pada hari ke-7 operasi pencarian.

“Akan ada evaluasi dari tim SAR Gabungan, apakah (pencarian) itu dihentikan ataukah nanti akan diperpanjang. Nah perpanjangan itu berapa hari nanti kita adakan evaluasi dengan seluruh tim SAR Gabungan,” jelas Putu.

Dilain pihak, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sementara melakukan investigasi terhadap musibah ini. Investigasi ini untuk menemukan penyebab kebakaran KM Express Cantika 77 pada Senin (24/10/2022).

Baca juga: KSOP Kupang Sebut Kapasitas KM Express Cantika 77 Sebanyak 402 Orang

Kepala KSOP Kelas II Kupang, Hendrik Kurnia mengatakan, untuk saat ini pihaknya pun belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Bersama KNKT, KSOP Kupang akan memeriksa nahkoda, mualim 1, pemilik kapal, penjaga tiket dan penjaga loket.

Selain itu, investigasi juga akan mengungkap perbedaan jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest dan korban yang sudah dievakuasi.

“Jadi izinkan kami, besok mulai investigasi di lapangan. Kenapa sampai data korban bisa melebihi dari manifest,” ujar Hendrik, Rabu (26/10/2022) di Kupang.*****

Baca juga: Lokasi Pencarian Korban KM Express Cantik 77 Diperluas ke Kupang & Semau

Tags: #basarnaskupang#beritantt#KMExpressCantika77#KMExpressCantika77kebakaran#korbankmcantikaexpress77#ksopkupang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati