• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Kolaborasi Dekranasda Provinsi NTT

Jual Masker dan Aksesoris Tenun NTT Bisa Untung Rp 15 Juta Per Bulan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Dekranasda Provinsi NTT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jual Masker dan Aksesoris Tenun NTT Bisa Untung Rp 15 Juta Per Bulan
0
SHARES
98
VIEWS

Kupang – Kebutuhan masker di masa pandemi Covid-19 menjadi peluang usaha bagi Helen Bethan. Masker dibutuhkan untuk mencegah penularan virus Covid-19. Helen yang saat pandemi bekerja sebagai karyawan di satu perusahan swasta di Kota Kupang, banting stir terjun ke dunia bisnis.

Perempuan usia 40 tahun ini memutuskan untuk memproduksi masker berbahan dasar tenun NTT.  Dia membeli bahannya dari penjual tenun di kota Kupang.

BacaJuga

Produk 'Dosa', yang adalah cuka tradisional dari Rote, NTT (Ruth-KatongNTT)

Mengenal ‘Dosa’, Cuka Tradisional dari Rote, NTT

27 Mei 2023
Proses produksi garam di CV. Raja Baru milik Ferdinand Latuharu (Dok. CV. Raja Baru)

Pabrik Garam Ferdinand Latuheru Kesulitan Bahan Baku

21 Mei 2023

Helen kemudian mendirikan UMKM miliknya yang diberi nama Qitapung NTT.

Baca juga: Kreativitas Remaja NTT Herlin Rato, Hasilkan Tenun dan Aksesoris Unik

Helen memasarkan masker ke Dekranasda NTT. Gayung bersambut, Dekranasda NTT memesan dua ribu lebih masker. Dalam perjalanan bisninya, Helen fokus untuk memenuhi pesanan Dekranasda NTT.

“Saat itu saya memproduksi ribuan masker yang berbahan dasar tenun NTT  yang akhirnya berkembang sampai saat ini. Saya juga membuat topi , tas, bando serta aksesoris lainya,’’ kata Helen, perempuan berusia 40 tahun.

Aksesoris bando tenun NTT produksi UMKM Qitapung NTT. (Difan-KatongNTT)
Aksesoris bando tenun NTT produksi UMKM Qitapung NTT. (Difan-KatongNTT)

UMKM Qitapung NTT saat ini memproduksi  ribuan aksesoris untuk dijual di  Dekranasda NTT dan di luarnya. Keuntungan yang didapatkan Helen setiap bulanya mencapai Rp 15 juta.

Baca juga: Dipicu Pandemi, Parlam dan Retna Hadirkan Jamu “Sari Bumi” di NTT

Tak hanya makser, UMKM Qitapung NTT  kemudian menambah jenis produknya berupa aksesori berbahan dasar kain tenun NTT.

“Saat ini kami memproduksi  ribuan aksesoris setiap bulanya untuk dijual secara umum dan dimasukan ke Dekranasda,” ujar Helen.

Asksessoris yang paling laris terjual  adalah topi dan  tas. Sedangkan masker sudah tidak diproduksi karena minim pesanan.

Aksesoris topi berbahan tenun NTT produksi Qitapung NTT. (Difan-KatongNTT)
Aksesoris topi berbahan tenun NTT produksi Qitapung NTT. (Difan-KatongNTT)

Tak meninggalkan produk aksesoris, Helen menambah jenis produk jualannya. Yakni  memproduksi tepung sorgum dan biskuit sorgum .Dengan memberdayakan petani sorgum yang ada di Flores Timur, tempat dia dilahirkan.

“Sekarang selain memproduksi aksesoris saya juga memproduksi  sorgum berupa tepung sorgum, beras sorgum dan biskuit sorgum, sorgum yang diproduksi diambil langsung dari Petani Flores Timur, Nusa Tenggara Timur” pungkas Helen. *****

Baca juga: Bisnis Teh dan Tepung Kelor, Nikson Tenistuan Minim Pasar, Siapa Peduli?

 

Silakan hubungi nomor +6281236660600 jika berminat untuk membeli produk UMKM ini. Ayo kita dukung kemajuan UMKM NTT!

Tags: ##Masker#ProfilUMKMNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk 'Dosa', yang adalah cuka tradisional dari Rote, NTT (Ruth-KatongNTT)

Mengenal ‘Dosa’, Cuka Tradisional dari Rote, NTT

by Tim Redaksi
27 Mei 2023
0

Produknya ia beri nama Dosa, yang berasal dari bahasa Rote, yang artinya Cuka. “Tujuannya hanya untuk memperkenalkan saja kalau kami...

Proses produksi garam di CV. Raja Baru milik Ferdinand Latuharu (Dok. CV. Raja Baru)

Pabrik Garam Ferdinand Latuheru Kesulitan Bahan Baku

by Tim Redaksi
21 Mei 2023
0

“Sebelumnya itu bahan baku dari tahun lalu bisa bertahan sampai sekarang,” ujar laki-laki yang pernah mengikuti pendidikan di PT. Garam...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati