• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran dan Perdagangan Orang

Awal 2024, Transfer Uang PMI ke NTT Capai Rp 10 Miliar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Pekerja Migran dan Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Awal 2024, Transfer Uang PMI ke NTT Capai Rp 10 Miliar

Ilustrasi ringgit. (Pixabay).

0
SHARES
43
VIEWS

Kupang – Remitansi atau transfer uang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT mencapai Rp 10 miliar per semester pertama tahun 2024 ini.

Data ini disampaikan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamidah, 30 Juli 2024 ini.

BacaJuga

Tiga istri nelayan Papela, Rote bersama-sama anaknya menjenguk suami mereka di LP Baa, Rote Juli 2024. Suami mereka yang sehari-hari sebagai nelayan tergiur iming-iming uang puluhan juta oleh sindikat penyelundupan manusia untuk mengantar imigran ke Australia tahun 2022. (Dok. KatongNTT.com)

Memberangus Penyelundupan Manusia: Kisah Nelayan Rote Bertahan dari Jerat Sindikat

6 September 2025
Anggota Keluarga bersama masyarakat menggotong jenazah melintasi area longsor di Takari pada Minggu 19 Februari 2023 (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Tak Relevan, NTT Harus Ganti Perda TPPO

4 Agustus 2024

Remitansi atau kiriman uang oleh PMI dari luar negeri untuk keluarga mereka di NTT ini pun yang terdata di BNI Cabang Kupang dan Maumere.

Baca juga : Remitansi PMI NTT via Kantor Pos Capai Rp 107 Miliar Tahun 2022

“Hanya baru melalui 2 bank pemerintah yaitu Bank BNI 46 Cabang Kupang dan BNI 46 Cabang Maumere telah tercatat dalam Rupiah sebesar Rp 10.522.534.556. Pengirim remitansi ini 4.124 PMI khususnya berasal dari Provinsi NTT,” jelasnya.

Data BP3MI NTT yang diolah KatongNTT sebelumnya diketahui remitansi selama 12 tahun terakhir (2011-2022) ini mencapai Rp 1 triliun. Remitansi ini dikirimkan oleh 13.898 PMI NTT sepanjang periode itu.

Bank yang rutin mencatat remitansi selama 12 tahun ini pun hanya BNI Cabang Kupang dan Maumere. Sedangkan BRI terakhir kali mengirimkan akumulasi remitansi PMI tahun 2014 sebesar Rp 286, 196 miliar dari 4.792 PMI.

Baca juga: Fantastis, Jumlah Remitansi Pekerja Migran NTT Lebih dari Rp 1 Triliun!

Untuk remitansi dari PMI NTT yang melalui PT Kantor Pos Indonesia baru diungkap pada 2022 lalu pun yakni Rp. 107 miliar.

Pada semester I 2024 ini diketahui ada 458 PMI prosedural NTT yang ditempatkan di luar negeri. Lebih rinci, yang penempatannya di Malaysia yaitu 427 PMI, Singapura 17 PMI, Hongkong 5 PMI, Jepang 5 PMI, Brunei Darussalam 1 PMI, Suriname 1 PMI, Papua Nugini sebanyak 1 PMI, dan Jerman sebanyak 1 PMI.

Baca juga: NTT Yang Miskin Selama 8 Gubernur Berganti

Tiga jenis pekerjaan terbesar mereka di luar negeri yaitu asisten rumah tangga yang sebanyak 218 orang, pengasuh lansia sebanyak 116 orang dan baby sitter sebanyak 97 orang.

Pada semester I 2024 ini asal PMI NTT didominasi dari Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 123 orang, Sumba Barat 60 orang, Kabupaten Kupang sebanyak 50 orang, Belu sebanyak 46 orang dan Sumba Timur 41 orang. ***

Tags: #BNI#PMINTTkirimuangkedaerah#Remitansi#TransferUangPMI
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Tiga istri nelayan Papela, Rote bersama-sama anaknya menjenguk suami mereka di LP Baa, Rote Juli 2024. Suami mereka yang sehari-hari sebagai nelayan tergiur iming-iming uang puluhan juta oleh sindikat penyelundupan manusia untuk mengantar imigran ke Australia tahun 2022. (Dok. KatongNTT.com)

Memberangus Penyelundupan Manusia: Kisah Nelayan Rote Bertahan dari Jerat Sindikat

by Rita Hasugian
6 September 2025
0

Pengantar: Kejahatan penyelundupan manusia (people smuggling) di Provinsi Nusa Tenggara Timur teridentifikasi marak sejak tahun 2000-an. Kejahatan ini telah melibatkan...

Anggota Keluarga bersama masyarakat menggotong jenazah melintasi area longsor di Takari pada Minggu 19 Februari 2023 (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Tak Relevan, NTT Harus Ganti Perda TPPO

by Tim Redaksi
4 Agustus 2024
0

Rekomendasi ini keluar setelah Kemenkumham NTT mengkaji ulang Perda Provinsi NTT Nomor 14 tahun 2008 tentang pencegahan dan penanganan korban...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati