• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Cuaca Buruk, ASDP Tutup Sementara 3 Rute Kapal Ferry

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cuaca Buruk, ASDP Tutup Sementara Empat Rute Penyeberangan di NTT

Ilustrasi kapal ferry (Ist)

0
SHARES
27
VIEWS

Kupang – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang menutup 3 rute atau lintasan penyeberangan laut untuk sementara waktu dikarenakan cuaca yang buruk.

3 rute yang ditutup ASDP ialah Kupang – Rote, rute Kupang – Aimere – Waingapu dan rute Kupang – Larantuka. Seluruh rute ini sebenarnya direncanakan beroperasi Kamis, 13 Juli 2023 ini.

BacaJuga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

2 Juli 2026
Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026

Baca juga : Cuaca Buruk, Kapal Pinisi di Labuan Bajo Patah Kemudi

Pihak manajemen ASDP Cabang Kupang juga telah mengumumkan informasi tersebut melalui media sosial resmi mereka di hari yang sama.

Untuk rute Kupang – Rote sebenarnya direncanakan berangkat pukul 09.00 Wita dengan KMP Uma Kalada.  Kemudian rute Kupang – Aimere – Waingapu direncanakan berangkat pukul 11.00 WITA menggunakan KMP Ranaka. Sedangkan rute Kupang – Larantuka direncanakan berangkat pukul 14.00 WITA dengan KMP Inerie.

Baca juga : Kapal Nelayan dan Ferry Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Sementara lintasan penyeberangan yang bisa  beroperasi yakni rute Lewoleba – Adonara – Lewoleba – Kupang dengan KMP Ile Labalekan pukul 13:00 WITA.

Lalu, KMP Ile Mandiri rute Kalabahi – Bakalang – Baranusa – Adonara – Lewoleba pukul 06.00 WITA, juga KMP Ile Ape rute Marapokot – Palue – Kewapante pukul 06:00 WITA.

Baca juga : Gelombang Setinggi 4 Meter Rusak Perahu Nelayan dan Kafe di Kota Kupang, Kerugian Capai Ratusan Juta

Kemudian rute KMP Ranaka dari Kupang – Hansisi pukul 07.00 WITA dan Hansisi – Kupang pukul 07:30 WITA.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis adanya potensi gelombang tinggi yang berdampak bagi penyeberangan kapal ferry.

Baca juga : Jumlah Nelayan NTT Masuk Australia Secara Ilegal Meningkat Drastis

Terdapat gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Samudera Hindia selatan Sumba – Sabu, Perairan selatan Kupang – Rote, dan juga di Samudera Hindia selatan Kupang – Rote.

“Ini yang beresiko tinggi terhadap kapal ferry,” tukas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Agung Sudiono Abadi, Rabu 12 Juli 2023. ****

Tags: #ASDPhentikanpelayaran#ASDPKupang#Ferry#gelombangtinggi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
2 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati