Kupang – Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menargetkan pengerjaan Terminal Bimoku rampung Agustus 2023. Terminal ini digunakan untuk bus penumpang rute Kupang – Dili yang telah beroperasi sejak 30 Maret 2023.
Hendro menyampaikan permintaan maafnya saat peresmian rute bus internasional Kupang – Dili di Terminal Tipe A Bimoku.
“Saya mohon maaf terminalnya belum selesai. Target bulan Agustus ini harus selesai dan ini menjadi kebanggaan masyarakat NTT dan Kupang khususnya,” kata Hendro.
Berdasarkan pengamatan KatongNTT.com, fisik bangunan terminal sudah mendekati 100 persen. Namun scaffolding atau perancah struktur bangunan masih terpasang di banyak tempat.
Baca juga: NTT Rancang Kereta Api Cepat Kupang – Dili, Timor Leste Siap Buka Jalur Penyeberangan Laut
Interior dan eksterior bangunan utama tersebut juga memang belum terlihat. Termasuk pada ruang kedatangan dan keberangkatan di terminal yang menjadi lokasi acara peresmian rute internasional tersebut.
Menurut Hendro, pembangunan terminal ini sebagai pendukung adanya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah NTT. Terminal internasional seperti Terminal Bimoku menjadi sarana prasarana yang sangat diperlukan. Ketentuan tersebut terutang juga dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Penunjangnya.
Instruksi ini ditujukan Presiden Joko Widodo kepada para menteri, institusi keamanan maupun pengelola perbatasan negara, dan juga para kepala daerah yang memiliki perbatasan antar negara.
Kementerian Perhubungan diinstruksikan untuk menyiapkan petugas, membangun sarana prasarana, moda transportasi, membangun terminal transit internasional untuk penumpang dan barang beserta fasilitasnya.
Hendro menjelaskan, Kementrian Perhubungan mendorong peningkatan kualitas ekonomi kedua wilayah dengan adanya rute ini sesuai dengan kesepakatan kedua negara.
Baca juga: Timor Leste Pesan Bus dari Cina Untuk Rute Dili – Kupang
“Pembukaan komersial bus ini dapat membuka kesempatan ekonomi di NTT dan perlu disupport bersama sehingga pertumbuhan ekonomi dapat terjadi lintas batas,” sebutnya.
Rute keberangkatan dari Kupang dimulai dari Terminal Tipe A Bimoku jam 06.00 WITA lalu singgah di Terminal Haumeni Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kemudian di Terminal ALBN Kefamenanu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dan PLBN Motaain lalu ke Dili.
Setelah jalur penyeberangan darat untuk penumpang, selanjutnya akan dioperasikan penyeberangan barang serta Terminal Barang Internasional PLBN Motaain.
“Nanti ke depan setelah Motaain selesai maka kita juga akan gaungkan kerja sama untuk angkutan barang antara Timor Leste dan NTT. Saat ini angkutan orang,” sebut dia.
Baca juga: Bukan Khayalan, Pembangunan Kereta Api di NTT Sudah Masuk RPJM 2018-2023
Menurut data dari Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Terminal Penumpang Angkutan Jalan Tipe A Bimoku di Kota Kupang rencananya akan dioperasionalkan Desember 2022.
Pekerjaan yang akan dilanjutkan tahun ini hanyalah pembangunan Gedung Terminal. Pembangunan pada Mei 2023 yaitu hanya tinggal fasilitas-fasilitas tambahan saja. Sedangkan fasilitas utamanya ditargetkan akan rampung di Desember 2022.
Terminal Tipe A Bimoku ditargetkan beroperasi Desember 2022 usai peletakan batu pertama pada November 2018. Peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Fary Djemy Francis yang adalah Ketua Komisi V DPR RI saat itu.
Sedangkan peninjauan dilakukan pada 2015 oleh Ignasius Jonan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan. (Putra Bali Mula)




