• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

DPRD Kabupaten Kupang Janji Bahas Perda Disabilitas

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
DPRD Kabupaten Kupang Janji Bahas Perda Disabilitas
0
SHARES
55
VIEWS

Kupang – DPRD Kabupaten Kupang bakal membahas rancangan peraturan daerah (ranperda) soal perlindungan disabilitas.

Hal ini dijanjikan Albert Lololau selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kupang, Jumat 8 September 2023.

BacaJuga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025
Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

23 Mei 2025

Pihaknya sendiri memerlukan pengajuan materi terkait ranperda tersebut untuk dapat dibahas dengan pemerintah sehingga bisa ditetapkan sebagai perda.

Baca juga : UU TPPO Belum Efektif Lindungi Korban Perdagangan Orang

“Teman-teman dari dinas bisa menyampaikan materi untuk dibahas di tingkat bapemperda kemudian kita ajukan ke paripurna untuk ditetapkan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan ini dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh Yayasan Ume Daya Nusantara (UDN) di Swiss-Belcourt Hotel. Isu yang diangkat terkait Gender, Disabilitas dan Sosial Inklusi (GEDSI).

Lokakarya itu hadiri pula oleh puluhan anggota DPRD Kabupaten Kupang lainn. Peserta yang diundang pada acara tersebut mulai dari pemimpin hingga Sekretariat DPRD.

Baca juga : Garamin NTT Desak Penerbitan Perwali Tentang Disabilitas

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo-Foeh juga mendukung adanya perda khusus disabilitas di Kabupaten Kupang.

Pihaknya yang membidangi isu terkait akan lebih memperhatikan kembali program pemberdayaan khususnya terhadap disabilitas.

Sebelumnya Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban dalam materinya terkait GEDSI menerangkan masyarakat dewasa ini masih belum memahami tersebut.

“Ada hubungan kekuasaan yang timpang karena indentitas sosial ini,” katanya.

Baca juga : Perdana, Desa Besmarak Musrenbang Tematik Dengan Difabel

Banyak kasus terjadi karena ketimpangan gender maka perlu perda untuk disabilitas di Kabupaten Kupang yang bisa menangkal dominasi kuasa, adanya kelas sosial, sistem budaya dan kebijakan yang bias gender.

“Maka dibutuhkan kebijakan maupun anggaran yang responsif terhadap kelompok rentan atau marginal ini,” sebutnya. ****

Tags: #Disabilitas#DPRDKabupatenKupang#KabupatenKupang#Perdadisabilitas#YayasanUmeDayaNusantara
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

by PriyaHusada
23 Mei 2025
0

Ketika video viral tentang wisatawan merasa dipalak di Ratenggaro bikin geger, NTT dihadapkan lagi pada pertanyaan lama: Apakah kita sudah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati