• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Maret 9, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran dan Perdagangan Orang

Fakta Penyelundupan Warga Bangladesh, NTT Evaluasi Kebijakan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Pekerja Migran dan Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Fakta Penyelundupan Warga Bangladesh, NTT Evaluasi Kebijakan

Imigran gelap asal Bangladesh dan Rohingya terdampar di Rote dikumpulkan di Rudenim Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT).

0
SHARES
56
VIEWS

Kupang – Kemenkumham NTT mengungkap agen penyelundupan 44 warga Bangladesh dan Myanmar (Rohingya) merampas dokumen resmi para imigran ini sebelum terdampar di Rote.

Dalam keterangan Kemenkumham NTT diketahui agen ini merekrut para imigran untuk bekerja di Australia melalui Indonesia.

BacaJuga

Tiga istri nelayan Papela, Rote bersama-sama anaknya menjenguk suami mereka di LP Baa, Rote Juli 2024. Suami mereka yang sehari-hari sebagai nelayan tergiur iming-iming uang puluhan juta oleh sindikat penyelundupan manusia untuk mengantar imigran ke Australia tahun 2022. (Dok. KatongNTT.com)

Memberangus Penyelundupan Manusia: Kisah Nelayan Rote Bertahan dari Jerat Sindikat

6 September 2025
Anggota Keluarga bersama masyarakat menggotong jenazah melintasi area longsor di Takari pada Minggu 19 Februari 2023 (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Tak Relevan, NTT Harus Ganti Perda TPPO

4 Agustus 2024

Hal tersebut terungkap saat Tim SIPKUMHAM (Sistem Informasi Penelitian Hukum dan HAM) mewawancarai para imigran di Rudemin Kupang, 25 Juli 2024 lalu.

“Menurut mereka dalam perjanjian awal yang disampaikan oleh agen jika mereka akan dipekerjakan di Australia secara legal namun yang terjadi dokumen resmi mereka dirampas oleh agen dan diselundupkan secara ilegal,” tukas Kepala Bidang HAM Mustafa Beleng.

Baca juga : Kasus Penyelundupan Warga Bangladesh Diatur di Malaysia dan Terdampar di Rote

Dalam keterangan resminya, Mustafa menyebut kegiatan ini sebagai koordinasi analisis kebijakan dengan pemanfaatan SIPKUMHAM semester II.

Para imigran gelap berkumpul di ferry dari Rote menuju Kupang. (Putra Bali Mula – KatongNTT) Ko

Mustafa menyampaikan evaluasi kebijakan pencegahan dan penanganan penyelundupan orang bakal dilakukan pasca terulangnya kasus ini. Adanya evaluasi ini, jelas Mustafa, karena NTT jadi jalur potensial sebab berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.

“Oleh karena itu, analisis kebijakan semester II difokuskan pada pencegahan dan penanganan penyelundupan orang asing untuk mengidentifikasi tantangan yang ada, mengevaluasi kebijakan yang telah diterapkan, serta merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam mengatasi masalah tersebut,” imbuh dia.

Baca juga: Polres Rote Tangkap Buron Penyelundup Warga India ke Australia

Tim SIPKUMHAM akan memverifikasi data lapangan terkait permasalahan penyelundupan orang asing di wilayah NTT. Data dan informasi yang terkumpul ini akan divalidasi kembali.

Kapolres Rote Ndao, Mardiono, memberi arahan kepada 44 WNA Bangladesh dan Myanmar di atas kapal ferry saat tiba di Pelabuhan Bolok. (Putra Bali Mula – Katong NTT)

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone, sebelumnya mengingatkan petugas muda untuk tidak emosional memantau 44 warga asal Bangladesh dan Myanmar di Rudenim Kupang.

“Untuk petugas yang muda jangan sampai emosional, harus bisa bersabar untuk mendengar dan memahami keluhan mereka” imbuhnya.

Kunjungan Marciana pada 12 Juli lalu ini untuk memastikan bahwa Rudenim Kupang telah menjalankan prosedur hukum sesuai peraturan. ****

Tags: #44WNABangladeshRohingya#AgenPenyelundupanOrang#WNAMyanmar#WNARohingya#WNAterdampardiRote
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Tiga istri nelayan Papela, Rote bersama-sama anaknya menjenguk suami mereka di LP Baa, Rote Juli 2024. Suami mereka yang sehari-hari sebagai nelayan tergiur iming-iming uang puluhan juta oleh sindikat penyelundupan manusia untuk mengantar imigran ke Australia tahun 2022. (Dok. KatongNTT.com)

Memberangus Penyelundupan Manusia: Kisah Nelayan Rote Bertahan dari Jerat Sindikat

by Rita Hasugian
6 September 2025
0

Pengantar: Kejahatan penyelundupan manusia (people smuggling) di Provinsi Nusa Tenggara Timur teridentifikasi marak sejak tahun 2000-an. Kejahatan ini telah melibatkan...

Anggota Keluarga bersama masyarakat menggotong jenazah melintasi area longsor di Takari pada Minggu 19 Februari 2023 (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Tak Relevan, NTT Harus Ganti Perda TPPO

by Tim Redaksi
4 Agustus 2024
0

Rekomendasi ini keluar setelah Kemenkumham NTT mengkaji ulang Perda Provinsi NTT Nomor 14 tahun 2008 tentang pencegahan dan penanganan korban...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati