Kupang – Festival Kawasan Indonesia Timur (KTI) IX akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kegiatan atau aktivitas baru yang berbeda dari 8 festival sebelumnya.
Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI, Muhammad Yusran Laitupa, mengatakan ini dalam konferensi pers secara daring bersama dengan perwakilan Pemerintah Kota Kupang, Kamis 20 Juli 2021.
Local Champions Incubator menjadi kegiatan terbaru dalam festival kali ini. Aktivitas perdana yang diselenggarakan dalam Festival Forum KTI IX ini sebagai hasil kerja sama Yayasan BaKTI dengan Pemerintah NTT.
Baca juga : Cara Sederhana Wasti Anin Jaga Warisan Leluhur di Fatumnasi
Ada 4 orang Local Champions Incubator terpilih dari desa-desa di Kabupaten Kupang yang akan didukung untuk pengembangan desa. Local Champions Incubator ini merupakan para penggerak perubahan sosial dari desa.
“Pada festival yang pertama hingga ke delapan belum ada Local Champions Incubator dan ini adalah sesuatu yang pertama diadakan dan baru ini di NTT. Ini merupakan kerjasama dengan BaKTI dan Pemerintah NTT,” kata dia.
Baca juga : Titus, Perintis Pengojek Pangkalan di Kota Kupang Bertahan 25 Tahun
Victoria Ngantung selaku Communication Manager Yayasan BaKTI mengatakan 4 orang penggerak ini berasal dari Desa Bokong, Desa Oelatimo, Desa Oenoni dan Desa Letbaun di Pulau Semau.
Keempat desa ini berada di wilayah Kabupaten Kupang yang bekerjasama dengan Program INKLUSI.
“Harapannya di tahun berikutnya kita bisa menambah Local Champions Incubator tidak saja di Kabupaten Kupang tetapi di kabupaten lainnya di NTT juga di provinsi lainnya,” ungkap dia.
Baca juga : Kepergian Istri Memotivasi Thonny Teelshow Berbisnis Herbal di NTT
Gagasan dan inovasi para Local Champions Incubator ini diharapkan mendapat respon dan dukungan dari para peserta nasional dan internasional dalam Festival Forum KTI IX itu.
“Kami ingin ada komunitas yang berdaya di desa dan secara mandiri mengangkat ide pembangunan di daerah,” sebut dia.
Festival ini akan berlangsung dari 26 sampai 27 Juli di Hotel Harper Kota Kupang dengan target lebih dari 1000 peserta.

Local Champions Incubator adalah salah satu rangkaian kegiatan itu. Berbagai kegiatan lain yang akan digelar yaitu mulai dari panggung inspirasi sebagai acara utama yang menampilkan berbagai praktik cerdas dan model pembangunan dari Provinsi NTT.
Baca juga : Zona Perdagangan Bebas dan Perbatasan Kembali Dibahas Indonesia-Timor Leste
Kemudian terdapat side event dengan mitra nasional hingga internasional, lalu galeri informasi atau pameran pembangunan baik dari pemerintah hingga swasta, hingga acara malam budaya yaitu pertunjukan seni, kuliner hingga fashion khas NTT.
Yayasan BaKTI atau Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (KTI) adalah organisasi yang mendukung program pembangunan dan bantuan di 16 wilayah KTI.
Baca juga : Indonesia Timur Bisa Jadi Sentra Sapi, Galiciand Blond Asal Spanyol Jadi Solusi
Pada Festival Forum Kawasan Timur Indonesia, peserta dapat mempelajari dan menyerap praktik baru dari para pelaku pembangunan.
Ignas R. Lega, Asisten II Setda Kota Kupang pada kesempatan yang sama menyatakan dukungan Pemerintah Kota Kupang. Ada 44 both yang disediakan bagi UMKM bekerja sama dengan Bank BTN. ****




