• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Indeks Ketimpangan Gender di NTT Turun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indeks Ketimpangan Gender di NTT Turun
0
SHARES
90
VIEWS

Kupang – Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya turun 0,001 persen pada 2022 dibandingkan tahun 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTT dalam rilisnya di 2023 ini menyebut perbaikan memang terjadi atas ketimpangan gender di NTT. Namun perbaikannya tidak signifikan.

BacaJuga

Ilustrasi Anak

Memotret Upaya Sekolah di Kupang Atasi Kekerasan yang Dipicu Media Sosial

5 Desember 2025
Perempuan berdemonstrasi untuk hak perempuan. (Freepik)

Sejarah Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

26 November 2025

BPS menyebut IKG NTT tahun 2022 sebesar 0,436 dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 0,437.

Baca juga : Marak Kekerasan Online Berbasis Gender, Anak Korban Terbanyak

“Perbaikan ini dipengaruhi oleh dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi pasar tenaga kerja,” papar Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, beberapa waktu lalu.

Pada dimensi kesehatan reproduksi ada perbaikan indikator wanita melahirkan tidak di fasilitas kesehatan yang turun dari 16,6 persen tahun 2021 menjadi 15,7 persen pada tahun 2022.

“Artinya sudah lebih banyak lagi yang melahirkan di fasilitas kesehatan,” lanjutnya.

Baca juga : Refleksi Hari HAM Sedunia: di NTT, Jauh Panggang dari Api

Sedangkan dimensi pasar tenaga kerja terjadi perbaikan yang dipengaruhi oleh perbaikan indikator tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). BPS menyebut perempuan yang bekerja meningkat lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Persentase perempuan yang bekerja juga meningkat dari 65,34 persen tahun 2021 menjadi 67,87 persen. Sedangkan persentase laki-laki meningkat tipis saja yaitu dari 82,53 persen menjadi 82,85 persen pada 2022.

Selama 2023 pemerintah pusat juga telah menggelontorkan dana bagi kesehatan dan keluarga berencana (KB) dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.

Sedangkan pada DAK Non Fisik pun juga ada pos anggaran untuk pelayanan perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga : 8.000 Keluarga Miskin Ekstrem NTT Dapat Jatah Beras 

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah DJPb NTT, Edy Purwanto, memaparkan ini di Kupang, Kamis 7 Desember 2023.

Anggaran kesehatan dan KB tahun anggaran 2023 mencapai Rp 897,3 miliar. Namun dana yang terserap baru Rp 546,7 miliar atau 60,9 persen.

Anggaran tersebut merupakan bagi dari DAK Fisik yang mencapai Rp 3,51 triliun dengan alokasi untuk berbagai bidang. Alokasi terbesar ada pada bidang jalan Rp 977,5 miliar.

Baca juga : Dilema Korban KDRT, Melaporkan atau Patuhi Perintah Agama

Begitu pula Dana Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan pagu Rp 4,36 miliar. Kini realisasinya per 30 November mencapai 85,4 persen atau Rp 3,84 miliar.

Dalam DAK Non Fisik peruntukan terbesarnya bagi Dana BOS yang mencapai Rp1,56 triliun dengan realisasi 99,1 persen atau sebesar Rp1,54 triliun. ***

Tags: #BPSNTT#DitjenPerbendaharaanNTT#DJPbNTT#IKGNTT#IndeksKetimpanganGender#KetimpanganGender#KetimpanganGenderdiNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Ilustrasi Anak

Memotret Upaya Sekolah di Kupang Atasi Kekerasan yang Dipicu Media Sosial

by Rita Hasugian
5 Desember 2025
0

Kupang – Endah Sulistiowati sudah dua tahun dipercaya menjadi Ketua Tim Pencegah Penanggulangan Kekerasan di SMPN 10 Kupang. Selama itu,...

Perempuan berdemonstrasi untuk hak perempuan. (Freepik)

Sejarah Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

by Rita Hasugian
26 November 2025
0

Setiap tanggal 25 November kita memperingati Hari Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Kampanye selama 16 hari ini berpuncak...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati