• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Indeks Ketimpangan Gender di NTT Turun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indeks Ketimpangan Gender di NTT Turun
0
SHARES
95
VIEWS

Kupang – Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya turun 0,001 persen pada 2022 dibandingkan tahun 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTT dalam rilisnya di 2023 ini menyebut perbaikan memang terjadi atas ketimpangan gender di NTT. Namun perbaikannya tidak signifikan.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

BPS menyebut IKG NTT tahun 2022 sebesar 0,436 dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 0,437.

Baca juga : Marak Kekerasan Online Berbasis Gender, Anak Korban Terbanyak

“Perbaikan ini dipengaruhi oleh dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi pasar tenaga kerja,” papar Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, beberapa waktu lalu.

Pada dimensi kesehatan reproduksi ada perbaikan indikator wanita melahirkan tidak di fasilitas kesehatan yang turun dari 16,6 persen tahun 2021 menjadi 15,7 persen pada tahun 2022.

“Artinya sudah lebih banyak lagi yang melahirkan di fasilitas kesehatan,” lanjutnya.

Baca juga : Refleksi Hari HAM Sedunia: di NTT, Jauh Panggang dari Api

Sedangkan dimensi pasar tenaga kerja terjadi perbaikan yang dipengaruhi oleh perbaikan indikator tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). BPS menyebut perempuan yang bekerja meningkat lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Persentase perempuan yang bekerja juga meningkat dari 65,34 persen tahun 2021 menjadi 67,87 persen. Sedangkan persentase laki-laki meningkat tipis saja yaitu dari 82,53 persen menjadi 82,85 persen pada 2022.

Selama 2023 pemerintah pusat juga telah menggelontorkan dana bagi kesehatan dan keluarga berencana (KB) dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.

Sedangkan pada DAK Non Fisik pun juga ada pos anggaran untuk pelayanan perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga : 8.000 Keluarga Miskin Ekstrem NTT Dapat Jatah Beras 

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah DJPb NTT, Edy Purwanto, memaparkan ini di Kupang, Kamis 7 Desember 2023.

Anggaran kesehatan dan KB tahun anggaran 2023 mencapai Rp 897,3 miliar. Namun dana yang terserap baru Rp 546,7 miliar atau 60,9 persen.

Anggaran tersebut merupakan bagi dari DAK Fisik yang mencapai Rp 3,51 triliun dengan alokasi untuk berbagai bidang. Alokasi terbesar ada pada bidang jalan Rp 977,5 miliar.

Baca juga : Dilema Korban KDRT, Melaporkan atau Patuhi Perintah Agama

Begitu pula Dana Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan pagu Rp 4,36 miliar. Kini realisasinya per 30 November mencapai 85,4 persen atau Rp 3,84 miliar.

Dalam DAK Non Fisik peruntukan terbesarnya bagi Dana BOS yang mencapai Rp1,56 triliun dengan realisasi 99,1 persen atau sebesar Rp1,54 triliun. ***

Tags: #BPSNTT#DitjenPerbendaharaanNTT#DJPbNTT#IKGNTT#IndeksKetimpanganGender#KetimpanganGender#KetimpanganGenderdiNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati