• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Panen Berlimpah, Plan Indonesia Fasilitasi Sarana Belajar Petani Perempuan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Panen Berlimpah, Plan Indonesia Fasilitasi Sarana Belajar Petani Perempuan

Ilustrasi perempuan petani NTT (ist).

0
SHARES
103
VIEWS

Kupang – Platform kitakerja.id menjadi sarana belajar berwirausaha berbasis gender yang menjadi program Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia). Proses pembelajaran pertanian hortikultura ramah lingkungan di Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan manfaat dan kesejahteraan.

Dalam akun Instagram, Mety (32 tahun), petani asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, menjelaskan keberhasilannya mengembangkan usaha hortikultura dengan mempelajari beragam informasi, termasuk melalui platform kitakerja.id dan berbagai media sosial lainnya.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca : Kamboja, Singkong ‘Pejabat’, dan Sehari Tanpa Nasi

“Saya aktif di media sosial, belajar memanfaatkan teknologi seperti sensor dan aplikasi pertanian pintar sehingga bisa memantau tanaman dan manajemen air,” ujarnya seperti dikutip KatongNTT.com, Senin (26/2/2024).

Dia mengakui bahwa edukasi pertanian pertanian modern sangat diperlukan karena aktivitas pertanian memerlukan modal besar di tengah cuaca yang tidak menentu dan gangguan hama. Hal ini menjadi kendala tersendiri tetapi dirinya berhasil didukung karena passion dan komitmen yang kuat pada pertanian. Proses pembelajarannya membuahkan hasil karena di atas lahan dua hektare, Mety bersama 13 anggota kelompoknya bisa menghidupi keluarga mereka.

“Menghasilkan produk seperti kol, sawi hijau, sawi putih, dan lain-lain dengan omzet bulanan lebih dari Rp 10 juta,” ujar Mety.

Baca : Pacar Terbanyak Melakukan Kekerasan Terhadap Perempuan di NTT

Mety merupakan Duta Petani Milenial 2021 yang mengawali perjalannya melalui Program Green Skill 2.0. Dalam program Plan Indonesia di NTT tersebut, dirinya belajar pertanian hortikultura ramah lingkungan yang berbasis pemahaman gender. Mety menjadi bukti nyata orang muda bisa berhasil sebagai petani dan pencapaiannya bermanfaat bagi warga sekitar.

Baca : Galang Donasi Stunting dan Air Bersih, Ratusan Peserta Lari dari Soe-Kupang

kitakerja.id merupakan platform e-learning komprehensif dan pelacakan kemajuan digital mentorship untuk kaum muda. Ini merupakan langkah Plan Indonesia memberdayakan kaum muda (15-29 tahun), khususnya perempuan, dalam program ketenagakerjaan dan kewirausahaan kaum muda (Youth Employment and Entrepreneurship/YEE).

Baca : NTT Terima 143 Jenazah PMI Menjelang Akhir 2023

Program mendorong wirausaha petani muda perlu mendapat apresiasi. Selain menjadi persoalan nasional, proses regenerasi petani juga semakin dikhawatirkan di NTT. KatongNTT.com pernah memberitakan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT mengakui jumlah petani muda di NTT sangat minim dan semakin berkurang. Hingga Mei 2023 lalu, jumlah petani milenial di NTT baru mencapai 8.693 orang. Jumlah tersebut masih berbanding jauh dengan petani aktif hingga 2018 lalu yang mencapai 942.455 orang.

Baca : Sektor Pertanian NTT Terancam Minimnya Jumlah Petani Milenial

Minimnya jumlah petani muda tersebut dikhawatirkan meningkatkan krisis pangan di NTT. Saat ini saja, NTT sangat menggantungkan pasokan beras dari Makassar dan Surabaya. Padahal, tradisi masyarakat NTT sebenarnya lebih akrab dengan jagung dan umbi-umbian, terutama singkong. [Anto]

Tags: #PerempuanNTT#Petani#Plan IndonesiaKitakerja.id
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati