• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Polisi Tangkap Pasangan Yang Buang Bayi Dalam Kantong McDonald’s

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polisi Tangkap Pasangan Yang Buang Bayi Dalam Kantong McDonald’s
0
SHARES
68
VIEWS

Kupang – Polisi telah menangkap pasangan yang membuang bayi di tepi Jalan Mahoni, Kelurahan Oeba, Kota Kupang. Bayi itu dibalut kain dan dimasukkan ke kantong belanja McDonald’s.

HN, ibu dari bayi perempuan yang dibuangnya itu telah ditangkap 6 November 2023 lalu oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Aipda Yonto Sodakain yang sudah curiga sejak awal.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga : Lagi, Kasus Pembuangan Bayi Terjadi di Kota Kupang

Yonto sebelumnya mendapat informasi adanya warga setempat yang melahirkan namun anehnya tak ada bayi baru lahir yang ada di wilayah tersebut.

Kemudian ada informasi bahwa manajer dari Homestay Sasando menemukan ari-ari bayi di belakang homestay yang terletak di RT 26 Kelurahan TDM itu. Kondisi HN yang merupakan karyawan di situ pun dalam keadaan lemas saat ditemui.

Baca juga : Sudah Dua Kasus Buang Bayi di Sikumana 

Teman sekamar HN juga buka mulut. Ia mengiyakan kalau perempuan 23 tahun itu memang melahirkan pada petang 5 November lalu.

Yonto pun menyampaikan informasi yang dikumpulkannya itu kepada Kanit Reskrim Polsek Oebobo dan diteruskan ke Kapolsek Kelapa Lima.

HN yang akhirnya mengakui kejahatannya itu mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. Ia juga menceritakan bagaimana bayinya ditelantarkan. Pada malam setelah melahirkan ia dijemput kekasihnya untuk membuang anak mereka.

Pada 8 November 2023 lalu akhirnya polisi menahan BL yang merupakan pasangan HN. BL ditahan saat mendatangi rumah sakit tempat HN dirawat.

Baca juga : Seorang Bayi di Kota Kupang Ditemukan Warga Dalam Kardus

Pria berusia 26 tahun ini merupakan buruh yang tinggal di sebuah ruko di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Ia membenarkan cerita HN. Keduanya memang membungkus bayi yang terlahir prematur itu dengan sehelai kain dan memasukkannya ke dalam kantong belanja McDonald’s.

Keduanya kemudian berangkat dari kamar kost yang disewa HN di Kelurahan TDM dan akhirnya meninggalkan bayi mereka di tepi jalan dekat Toko Bahagia, Kelurahan Oeba, Kota Kupang.

Baca juga : NTT Yang Miskin Selama 8 Gubernur Berganti

BL memang sudah lama berpacaran dengan HN hingga kekasihnya itu hamil di luar nikah. Ia mengaku kehamilan HN itu tanpa sepengetahuan keluarga mereka sama sekali.

Atas perbuatannya itu maka BL ditahan di sel Polsek Kelapa Lima sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke, SH membenarkan penangkapan kedua pasangan ini dan nantinya mereka akan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Baca juga : Kehidupan Anak Pekerja Migran Yang Terabaikan

“Mereka sudah mengaku dan sudah kita tahan untuk diproses hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Sumba Barat ini, Jumat 10 November 2023.

Sebelumnya, warga Kota Kupang menemukan seorang bayi pada Senin 6 November 2023, pukul 00.30 WITA, di Jalan Mahoni, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, di sebelah Toko Bahagia. Bayi perempuan itu keadaan hidup ketika ditemukan. ****

Tags: #KasusbuangbayiKotaKupang#pasanganbayidibuang#Polisitangkapembuangbayi#PolsekKelapaLima#wargasikumanatemukanbayi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati