• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

UU Kesehatan Untuk Masyarakat dan SDM Kesehatan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena di ruang rapat Badan Legislatif. (Dok. Komisi IX DPR RI)

0
SHARES
52
VIEWS

Kupang – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, mengaku sungkan menanggapi keluhan berbagai pihak yang mengaku tak diundang membahas RUU Kesehatan.

Menurut dia pihak-pihak tersebut telah dipanggil dan sudah diberikan ruang sebelumnya membahas rancangan yang telah disahkan menjadi UU Kesehatan itu.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Baca juga : Marak Katarak, Alor Tak Punya Dokter Spesialis Mata  

“Saya sungkan bicara soal ini karena membuka aib orang. Kalau dikatakan tidak pernah diundang justru sudah beberapa kali diundang di DPR RI,” ungkap dia, Senin 7 Juli 2023, melansir siniar YouTube FMB9ID_IKP.

Pembahasan UU Kesehatan ini, lanjut Melki, merupakan hak inisiatif DPR RI dan dibahas di Badan Legislasi (Baleg) terlebih dahulu di awal Februari untuk dibahas lagi pada April.

“Jadi semua yang mengatakan tidak diundang itu sudah diundang pertama kali di Badan Legislasi di DPR RI,” jelas dia.

Baca juga : Menkes Buka Website Bagi Masyarakat Menanggapi RUU Kesehatan

Pada saat yang sama ia menyayangkan adanya petinggi organisasi profesi (OP) bidang kesehatan yang tidak memenuhi undangan pembahasan tersebut.

Adapun masukan dari berbagai OP diakui Melki juga tidak semuanya masuk dalam UU tersebut. Menurutnya ada berbagai norma yang menjadi bahan pertimbangan.

“Intinya UU ini bukan untuk OP tetapi untuk masyarakat dan SDM kesehatan,” lanjut Melki.

Baca juga : Edisi Perempuan NTT: Potret Buram Kemiskinan, Para Perempuan Kehilangan Anaknya

Ia menyampaikan adanya UU Kesehatan maka tanggung jawab pusat daerah dan partisipasi masyarakat akan ditata lebih baik.

UU ini akan menyasar kekurangan dokter umum, dokter spesialis dan dokter sub spesialis. Masalah ini, kata dia, tercermin saat terjadinya Covid-19.

Menurutnya UU Kesehatan yang sebelumnya juga ini telah berlangsung satu dekade sehingga perlu diperbaharui.

Baca juga : Pemda NTT Hentikan Dana Layanan Bagi Pasien Miskin

Selain itu juga ketersediaan fasilitas di daerah terluar juga masih buruk, belum lagi soal pelayanan kesehatan.

“UU Kesehatan ini membuat paradigma kesehatan di Indonesia berubah. Masyarakat Indonesia justru dicegah untuk tidak gampang sakit atau sehat jasmani, rohani dan psikologi,” tambah dia.****

Tags: #KomisiIXDPRRI#MelkiLakaLena#RUUKesehatan#UUKesehatan
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati