• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Dosen Prancis Buat Diskusi Internasional Peringati Harlah Pancasila di Kupang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dosen Prancis Buat Diskusi Internasional Peringati Harlah Pancasila di Kupang
0
SHARES
10
VIEWS

Kupang – Profesor Darwis Khudori selaku sejarawan dan akademisi di Université Le Havre Normandie di Perancis menggelar diskusi ekonomi hingga geopolitik di Kota Kupang.

Darwis yang telah berkarir kurang lebih 30 tahun di Perancis ini menggagas diskusi yang bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

BacaJuga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025
Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

23 Mei 2025

Diskusi bertema Convergence and Divergence on a Global Future, The vision and role of Indonesia ini berlangsung di Aula Rektorat Undana pada Senin 29 Mei 2023.

Baca juga : Perusahaan Skotlandia Gandeng ITS Studi Potensi Listrik di Selat Gonzalu

Pemateri dari berbagai universitas luar negeri turut dihadirkan baik secara langsung maupun secara daring.

Darwis saat diwawancarai usai kegiatan itu menyampaikan diskusi ini dalam memperingati Hari Lahir Pancasila sebelum ia berkunjung ke Kota Pancasila, Ende.

Ia menyampaikan Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara top ekonomi dunia dan juga telah memimpin pula KTT ASEAN. Hal ini pun menjadi pembahasan umum dalam diskusi itu.

Baca juga : Mari Menemukan Pemimpin Bermoral dan Mengutamakan Pancasila

Indonesia memang diperkirakan akan menjadi negara keempat di dunia dengan kekuatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang tinggi setelah China, India dan Amerika Serikat di 2050 nantinya.

10 negara ini pun menurut Darwis bisa dikelompokkan. Pertama, kelompok negara barat yaitu Amerika Serikat, Jerman dan Jepang. Kedua, kelompok negara bekas jajahan yang menjadi mayoritas dalam top 10 negara dengan pengaruh ekonomi yang kuat yaitu Cina, India, Indonesia, Rusia, Brazil, Meksiko dan Turki.

Baca juga : Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali Kaji Puluhan Gua Jepang di Bonen

“Terjadi polarisasi karena aspirasi mereka ‘kan berbeda. Negara barat tetap ingin memelihara dominasi mereka. Sementara negara di luar barat ingin dunia ini berubah lebih damai dan tidak ada perang,” jelas dia.

Untuk itu negara-negara non barat yang merupakan anggota NAM, BRICS, ASEAN, AU, perlu mencari kesamaan untuk kepentingan dunia.

Baca juga : Paus Fransiskus Sebut Natal 2022 untuk Mengenang Korban Perang Ukraina

Namun perlu diakui bahwa negara barat sampai dengan saat ini paling banyak menguasai 5 bidang vital yaitu sains dan teknologi, media informasi, finansial dan arsitektur, senjata pemusnah massal, juga kontrol atau akses ke berbagai sumber daya alam.

“Sedangkan negara di luar negara barat yang menguasai 5 hal ini hanya China,” ujar Darwis.

Indonesia pun dikatakannya masih belum berdaulat berdasarkan indikator itu. Namun di sisi lain Indonesia mempunyai kedudukan unik sebagai anggota Non Aligned Movement.

Baca juga : Pancasila Inti Hidup Indonesia

“Doktrin sebagai negara Non Blok bisa menjadikan Indonesia juru damai antara pihak yang bertikai dan dengan menjadi pemimpin ASEAN bisa menarik perdamaian,” kata dia.

Sedangkan Gracjan Cimek dari Polish Naval Academy berpendapat dalam diskusi itu bahwasanya BRICS maupun ASEAN perlu menunjukkan superioritas dan kekuatan ekonomi yang kuat.

“Negara-negara ini perlu lebih kuat untuk tidak terpengaruh agenda politik luar tapi justru harus memberikan pengaruhnya sendiri,” ujar dia. ****

Tags: #DarwisKhudori#FisipUndana#harilahirpancasila#kotapancasilaEnde#Pancasila#UniversitasNusaCendana
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

by PriyaHusada
23 Mei 2025
0

Ketika video viral tentang wisatawan merasa dipalak di Ratenggaro bikin geger, NTT dihadapkan lagi pada pertanyaan lama: Apakah kita sudah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati