• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Agribisnis

Sensus Pertanian 2023 Menarget Usaha Tani Perorangan Hingga Non Profit

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Agribisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0

Kelompok Kontak Tani Nelayan Andala (KTNA) NTT, Okto Gazpar menerima cinderamata dari Kepala Bagian Umum BPS NTT, Adi H. Manafe. (Dok. BPS NTT)

0
SHARES
44
VIEWS

Kupang – Sensus Pertanian 2023 (ST2023) akan mencatat lebih rinci dibandingkan ST2013. Semua jenis usaha pertanian baik itu perusahaan, perorangan hingga non profit akan didata.

I Gede Made Suartana selaku Ketua Tim Pelaksana ST2023 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT menyampaikan ini dalam sosialisasi Sensus Pertanian 2023 di BPS NTT, Selasa 16 Mei 2023.

BacaJuga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024
Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

30 Mei 2024

Proses ST2023 juga akan dilakukan door to door dimulai pada 1 Juni 2023 sampai 31 Juli 2023 dan semua pelaku usaha akan didata di seluruh Indonesia termasuk NTT.

Baca juga :Sektor Pertanian Bertumbuh, Petani NTT Masih Miskin

“Semua pelaku pertanian kita cacah baik itu usaha perorangan atau perusahaan pertanian akan didata. Usaha pertanian yang non-profit pun akan didata seperti usaha pertanian di asrama, panti asuhan atau keuskupan,” jelas Made.

Pendataan akan dilakukan melalui kuisioner, wawancara maupun secara digital atau smartphone nantinya. Adapun juga pendataan dilakukan melalui link khusus.

“Untuk usaha di rumah-rumah akan dilakukan secara door to door. BPS pusat sudah menentukan untuk daerah kita wilayah terkecilnya itu tingkat RT yang mempunyai potensi pertanian,” lanjut Made.

Baca juga : Kementan Lirik 34.500 Hektare Lahan di NTT Untuk Sorgum

Petugas BPS akan mendatangi langsung di wilayah dari tingkat RT dengan konsentrasi usaha pertanian. Petugas akan mendatangi ketua wilayah tersebut guna mendapatkan data keluarga yang mempunyai usaha pertanian.

Sedangkan perusahaan pertanian akan mendapatkan link untuk mengisi data dan petugas BPS bisa mendampingi dalam pendataannya juga.

“Untuk itu petugas yang itu turunkan itu 6063 orang dari tanggal 1 Juni itu,” ujarnya.

Baca juga : Pemprov NTT Klaim Pemanfaatan Food Estate Belu Hampir 100 Persen

Data yang akan dihasilkan dari ST2023 adalah data struktur pertanian pada cakupan subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian.

Pencacahan lengkap ST2023 yang akan dilakukan ini meliputi geospasial, struktur demografi, lahan, hingga dengan berbagai penerapan. Penerapan ini antara lain seperti agrofestri, perhutanan sosial, teknologi modern, penggunaan pupuk dan pestisida, maupun penggunaan bibit rekayasa genetika.

Baca juga : Pendapatan Petani di NTT Terbesar dari Peternakan dan Perikanan

Akses terhadap asuransi dan kredit pun didata maupun keanggotaan kelompok tani dan petani plasma.

Ia juga mencontohkan petani skala kecil yang didata. Petani ini adalah petani dengan penguasan aset atau penguasaan lahan dan ternak maupun pendapatannya hanya 40 persen ke bawah.

“Namun bisa saja petani dengan luas lahan di bawah setengah hektare bisa mencapai produksi yang sama atau lebih banyak karena menggunakan teknologi,” tambah dia.

Selain untuk menjawab isu-isu strategis maka data ini dapat menghasilkan peta komoditas unggulan dari suatu wilayah di NTT.

Baca juga : Soal TJPS, Petani di Daratan Timor Disebut Belum Mandiri

“Potensi komoditas pertanian pun bisa dilihat dari geospasial statistik ini. Wilayah-wilayah di NTT dengan komoditas unggulannya apa saja. Ini merupakan kebaruan dari ST2013,” kata dia.

Menurutnya, jumlah dari sasaran sensus kali ini bisa mendapatkan lebih banyak pelaku usaha pertanian dari yang sebelumnya 700 ribu di tahun 2013.

“Seiiring dengan pertambahan penduduk dan kebutuhan pangan yang disasar pun bisa lebih dari 818 ribu sasaran,” sebutnya.

Menurut Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andala (KTNA) NTT, Okto Gazpar, data BPS ini dapat membantu petani dan peternak dalam berbagai aspek.

“Kita percayakan satu data dari BPS untuk mendapatkan jumlah kelompok tani, petani perorangan dan lain sebagainya,” ujarnya. *****

Tags: #BPSNTT#Petani#PetaniNTT#sensuspertanian2023
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

by Tim Redaksi
30 Mei 2024
0

Ekspor rumput laut NTT ini memang minim sejak ekspor perdana pada 2019 lalu sebesar 25 ton Alkali Treated Cottonii (ATC)...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati