• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

SAKB Pamerkan Berbagai Proyek Sains Murid TK Hingga SMA 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
SAKB Pamerkan Berbagai Proyek Sains Murid TK Hingga SMA 
0
SHARES
93
VIEWS

Kupang – Sekolah Abdi Kasih Bangsa (SAKB) menggelar Science Fair yang menampilkan berbagai proyek sains dan teknologi para murid dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA.

Pameran sains ini berlangsung di Gedung SD SAKB di Kota Kupang, 14 Juni 2023, yang pesertanya murid TK hingga SMA terkecuali kelas akhir yang sudah lulus. Seluruhnya 176 murid yang dibagi per kelompok sesuai pembelajaran dari masing-masing kelas mereka.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga : Potret Kesederhanaan Nono, Juara Matematika Dunia dan Kagumi Elon Musk

Proyek seperti simulasi hujan, modifikasi mobil bekas, desain proses penjernihan air di PDAM, eksperimen penjernihan air, perpindahan kalor, mencari kandungan zat gula dalam air, proyek pupuk alami dan banyak lagi proyek lainnya dipamerkan para murid.

Para murid juga berkompetisi. Kompetisi perahu kayu misalnya yaitu menguji ketahanan perahu sederhana buatan para murid SD dengan diisi beban. Perahu yang paling bertahan tanpa tenggelam adalah pemenang.

Baca juga : Dosen Prancis Buat Diskusi Internasional Peringati Harlah Pancasila di Kupang

Sedangkan kompetisi roket air pesertanya adalah kelas 8 SMP. Ketinggian roket masing-masing kelompok diukur oleh murid kelas 11 SMA dengan klinometer menggunakan perhitungan trigonometri.

I Nengah Pustaka, salah satu orang tua murid menjadi pengunjung pameran ini. Ia kagum dengan proyek sains para murid yang relevan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, SAKB secara tidak langsung sudah mengajarkan anak untuk kritis dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dalam kelas.

Baca juga : NTT Kekurangan Petani Milenial, Ini Dampak dan Tantangannya!

“Ini akan memicu atau menjadi momentum dia (anak) untuk berpikir kritis ke depan dan menjadi anak-anak yang hebat. Jadi saya salut,” ungkapnya.

Ia sendiri tertarik dengan mobil air sederhana yang dibuat oleh murid kelas 7 yaitu Reyhand Nenobais dan Rivaldi Sine.

Menurutnya model mobil air ini bisa diuji lagi dan dikembangkan ke depannya agar efektif dengan kualitas yang lebih baik.

Baca juga : Cerita Siswa Masuk Sekolah Subuh, dari Jalan Kaki 8 Km Hingga Takut Jalanan Sepi

Pameran ini diharapkan bisa terus digelar ke depannya agar intuisi dan kreativitas anak makin berkembang.

“Karena belajar itu tidak harus di dalam kelas, monoton, tapi belajar dengan gembira namun dia memahami maksud dari apa yang dia kerjakan,” ungkap dia.

Menurut Pemimpin Sekolah Abdi Kasih Bangsa, Victoriani Inabuy, kegiatan ini sebelumnya terhenti selama 7 tahun. Pameran ini akan digalakkan kembali setelah pandemi Covid-19.

Baca juga : Ujung Lorong Covid-19 Itu Bernama Ruang Lazarus

Minimnya ketertarikan kaum muda NTT terhadap sains menjadi dasar pelaksanaan pameran sains ini. Menurutnya hal itu terlihat dari kurangnya penelitian terhadap bahan-bahan lokal NTT.

Fokus kegiatan ini pada science dan engineering, kata dia, sehingga anak-anak bisa menjadi peneliti ke depannya.

“Agar anak-anak bisa menjadi saintis dan juga bisa mengembangkan potensi lokal NTT yang bisa diteliti secara lebih baik,” jelas dia.

Baca juga : Nelayan Oesapa Gunakan Teknologi Taklukkan Cuaca Buruk

Pameran ini bakal dilaksanakan 2 tahun sekali setiap Juni usai anak-anak memiliki pemahaman baru tentang sains. Anak-anak bebas mengembangkan ide eksperimen mereka pada pameran ini berdasarkan topik yang dipelajari. Misalnya eksperimen murid kelas 5 saat itu bertemakan air karena sebelumnya mereka telah mengunjungi PDAM.

Semua kelas mulai dari TK hingga SMA memang memiliki kegiatan field trip atau kunjungan ke tempat-tempat sesuai dengan apa yang mereka pelajari misalnya ke OJK, Bank Indonesia, Basarnas, PDAM maupun TVRI.

“Sehingga mereka bisa tau langsung di kelas seperti apa, tidak selalu di kelas dan tertutup oleh tembok,” ujarnya.****

Tags: #pameransains#pameransainsSAKB#Proyeksains#Proyekteknologi#SAKB#ScienceFairSAKB#SekolahAbdiKasihBangsa
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati